Kung Fu
|
Spiritual
|
Feng Shui
|
Ruang Diskusi
|
|
Chi Kung
|
Meditasi |
Gwa Mia
|
|
|
Tao-4u.net > Seni & Budaya > Hua Ren Orang Tionghoa biasa menyebut dirinya Hua Ren / Suku Hua. Bentuk dari kata ‘Hua’ menyerupai bunga yang sedang mekar. Pengertian ‘Hua’ kemudian berkembang menjadi: kecerdasan (brilliant), kebaikan, keindahan dan kemakmuran (prosperous). Sebenarnya orang Tionghoa terdiri dari berbagai suku bangsa seperti: Han, Mongol, Mancu, Tibet, Miao, Hui, Uigur dan lain lain. Diantara berbagai suku bangsa tersebut, suku Han termasuk yang mayoritas dan terbagi lagi menjadi beberapa suku seperti: Hokian, Konghu, Khe, Thiociu dll Konon suku Han adalah merupakan gabungan dari suku Hua Shu (Hua Xu) dan Hsia (Xia). Itulah sebabnya Tiongkok Kuno biasa disebut Hua Hsia (Hua Xia) yaitu gabungan nama kedua suku tersebut yang artinya ‘Tanah subur nan indah di dataran tengah’. Suku Hua Hsia ini kemudian bergabung lagi dengan beberapa suku lainnya membentuk kebudayaan Tionghoa. Mereka beranggapan bahwa tanah dimana mereka tinggal adalah merupakan pusat dari dunia. Maka mereka menamakannya Chung Hua (Zhong Hua) atau Chung Kuo (Zhong Guo) yang artinya Negara Tengah. . |
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
“Sejak masa pra
sejarah, para Pahlawan, Guru, Nabi dan Wali,
semuanya
bagaikan gunung-gunung, masing-masing mempunyai induknya.
Seperti semua
sungai, masing-masing mempunyai sumber utamanya.
Puncak
kehidupan itu terletak didalam arus TAO yang memanjang.
Jika ada yang
mengatakan tak berakar, itu sudah tergolong yang minum air lupa sumbernya.”
Copyright:
14 Juni 2003 / 15-05-2554 (Imlik)