Home

Kung Fu

Spiritual

Feng Shui

Ruang Diskusi

Artikel

Chi Kung

Meditasi

Gwa Mia

Hubungi Kami

 

Tao-4u       

 

 

Sejarah

 

Tao-4u.net > Klenteng > Agama Rakyat

 

 

Banyak yang berpendapat bahwa agama tradisional Tionghoa yang biasa disebut ‘Agama Rakyat’ adalah merupakan gabungan dari 3 agama yaitu Budha, Khonghucu dan Tao (Lao Tse). Pendapat ini tidaklah salah, hanya saja mungkin perlu sedikit diluruskan karena sebenarnya kondisi yang terjadi adalah sebaliknya.

 

Perlu diketahui bahwa Agama Rakyat sangat erat kaitannya dengan budaya Tionghoa. Bahkan sepertinya menyatu dan merupakan akar dari budaya Tionghoa. Benih Agama Rakyat muncul sejak dimulainya peradaban Tiongkok kuno. Awalnya hanya berupa pemujaan yang sederhana. Kemudian berkembang seiring dengan semakin majunya peradaban dan budaya Tionghoa. Jadi Agama Rakyat sudah ada jauh sebelum lahirnya Nabi Lao Tse dan Nabi Khong Fu Tse.

 

Dengan demikian bukan berarti Agama Rakyat merupakan gabungan dari kedua agama tersebut ditambah dengan agama Budha. Melainkan justru ajaran Lao Tse dan Khong Fu Tse merupakan bagian dari Agama Rakyat! Dapat dianggap bahwa Lao Tse dan Khong Fu Tse adalah Para Nabi dari Agama Rakyat! Sama seperti Para Suci yang kini dipuja sebagai Dewa-Dewi di berbagai Klenteng. Semua tokoh yang kini kita kenang sebagai Nabi dan Para Suci adalah para Sesepuh Agama Rakyat!

 

Dan jika kita amati lebih lanjut, akan terlihat adanya persamaan diantara semua Nabi dan Para Suci dari Agama Rakyat. Yaitu kesemuanya membahas TAO (Hukum Alam / Jalan Kebenaran / Jalan Suci). (Baca: Arti Tao)

Lao Tse mengulas TAO dalam lingkup Alam Semesta. Khong Fu Tse menjabarkan TAO (Jalan Suci) berupa ‘Kebajikan’ yang menjadi landasan kehidupan orang Tionghoa. Begitu juga Para Nabi dan Para Suci lainnya, semua membahas TAO dari sudut pandangnya masing-masing. Karena itu Agama Rakyat ini juga bisa disebut TAO. Bukan Tao dalam arti sempit berupa ajaran dan filsafat yang diperkenalkan oleh Lao Tse. Tetapi Ajaran TAO dalam arti luas.

 

Agama Rakyat bagaikan sebuah Universitas yang mempunyai banyak Fakultas. Para Nabi dan Para Suci adalah Para Sarjana dari Fakultas yang berbeda-beda. Bahkan dalam perkembangan selanjutnya masing-masing mempunyai murid dan membentuk kelompok tersendiri.

 

Namun satu hal yang pasti, semuanya berlandaskan TAO (Alam Semesta / Jalan Kebenaran / Jalan Suci ). Semua masih satu saudara didalam TAO!

 

 

 

Perkembangan

 

 

 

Agama Rakyat

 

 

 

Ajaran Klenteng

 

 

 

Tri Dharma

 

 

 

Umat Klenteng

 

 

 

Daftar Klenteng

 

Klenteng Jatim

 

Klenteng Jateng

 

Klenteng Jabar

 

 

 

 

 

 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~ [-4u ~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 

“Berbuat baik seperti tanaman dalam taman nan indah, tak terlihat meninggi namun tiap hari makin bersemi.

Berbuat jahat bagaikan sebuah batu asahan, tak terlihat berkurang namun tiap hari makin menipis.”

 

 

Copyright: 14 Juni 2003 / 15-05-2554 (Imlik)