Kung Fu
|
Spiritual
|
Feng Shui
|
Ruang Diskusi
|
|
Chi Kung
|
Meditasi |
Gwa Mia
|
|
|
Tao-4u.net > Tanya Jawab > Sembahyang 1 1. Agama
itu apa ? Agama adalah suatu organisasi kerohanian yang menganjurkan umatnya berbuat kebaikan / kebajikan. la dilahirkan dalam masyarakat, ia dapat mengurangi timbulnya kejahatan ‑ kejahatan dalam masyarakat juga. 2. Sembahyang bertahun-tahun apakah pasti 100% percaya adanya dewa ? Ini tidak pasti, kalau belum pernah mengalami / membuktikan adanya dewa, lalu berkata 100% sudah percaya seakan - akan adalah membohongi diri saja. Lain halnya jika Siu Tao dan belajar Tao Ying Suk, langsung menikmati keagungan dewa dewa, itulah baru boleh dikata 100% yakin. 3. Apa bedanya sembahyang dengan Belajar Tao / Siu Tao? Sembahyang hanyalah ke klenteng‑klenteng bersujud dan Pai saja, belajar Tao akan banyak mengerti tentang kedewaan, juga Tao Ying Suk dan lain sebagainya, tentu tarafnya lebih tinggi beberapa tingkat. 4. Yang disembah ‑ sembah dalam klenteng / kuil itu tergolong Tao atau Budha ? Ini
mudah saja membedakannya, yang disebut “Dewa adalah Tao” maka yang disembah jika Dewa
tentu termasuk Tao jika
yang disembah itu adalah Ru Lai Fuk
/ Ji Lai Hud maka itu adalah Budha. 5. Sembahyang dengan belajar Tao tujuannya apa saja ? Tujuan.sembahyang ialah berdoa mohon perlindungan Maha Dewa dan mohon rejeki, keselamatan dan lain‑lain sebagainya. Belajar Tao / Siu Tao selain berdoa kepada Maha Dewa mohon ini dan itu, juga akan dapat suatu ilmu Thay Sang Shen Kung untuk memperkuat jasmani dan rohani guna mencapai perpanjangan umur. 6. Apa ada bedanya orang bersembahyang dengan orang Siu Tao ? Bedanya ialah orang bersembahyang belum tentu Siu Tao tetapi orang yang Siu Tao pasti bersembahyang. 7. Apakah yang disebut Dewa beserta kita ? Kaum Siu Tao setiap hari sembahyang, mendatangkan dewa dan berlatih Thay Sang Shen Kung, itulah bukti dan arti Dewa beserta kita. 8. Pek Kong itu apa? Sembahyangnya bolehkah dengan Sam Seng ? Pek Kong adalah istilah (nama) khusus untuk semua Dewa‑Dewa dalam Klenteng. Artinya semua Dewa‑Dewa boleh dinamakan Pek Kong. Maka banyak yang menganggap sembahyang klenteng adalah sembahyang Pek Kong. Semuanya tidak salah, karena beliau‑beliau memang Dewa juga. Mengenai cara sembahyangnya tentu jangan pakai Sam Seng lagi, sebab apa? Mudah saja dimengerti, pikirlah sejenak sudah cukup! Karena yang mengerti tentu akan mengetahuinya, jika masih tidak mengerti maka sayang sekali ! 9. Bagaimana caranya kita bersembahyang di hadapan Dewa / Budha ? Tegap dengan sebatang Hio, sujudlah dengan tangan diatas kepala dan berdoa, sesudah menaruh Hio‑nya, Pai / sungkem sejenak. |
|
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
|
|
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
||
|
|
~~~~~~~~~~~~~~~~~~ [-4u ~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Berawal dengan
usaha (You Wei) untuk menemukan dan mengembangkan kealamiahan diri (Ce Ran) .
Kemudian
mengendalikan dan mengarahkannya dengan kesadaran dan nalar yang tinggi ( Wu).
Hingga mencapai
suatu kondisi perbuatan yang seolah-olah tidak berbuat (Wu Wei).
Untuk menuju ‘
Kosong yang Isi’ (Gong).
Copyright:
14 Juni 2003 / 15-05-2554 (Imlik)