Home

Kung Fu

Spiritual

Feng Sui

Ruang Diskusi

Artikel

Chi Kung

Meditasi

Gwa Mia

Hubungi Kami

 

Tao-4u       

 

 

Agama & Spiritual

 

Tao-4u.net > Spiritual

 

 

Spiritual adalah merupakan inti dari ajaran Tao. Karena hanya dengan menjalani latihan spiritual kita bisa benar-benar mengerti, memahami dan merasakan misteri alam secara pribadi dan tidak hanya mendengar dari orang lain atau membacanya dari Kitab Suci.

 

Para Suci dan Nabi kuno dari agama manapun semuanya adalah para pelaku spiritual. Beliau-beliau mewariskan metode spiritualnya kepada para “Murid”. Sedangkan para “Umat” hanya mempelajari teori keagamaannya saja.

 

Didalam Tao menjalani olah spiritual dinamakan “Siu Tao”, yang jika diartikan secara harafiah adalah:

 

  1. Siu: revisi, memperbaiki, meningkatkan, membina.
  2. Tao: Alam Semesta berikut hukum-hukum dan seluruh unsur kehidupan yang ada didalamnya.

 

Jadi Siu Tao dapat diartikan “Membina Diri Menuju Kesempurnaan Hidup Seutuhnya”

 

Maka dari itu, ruang lingkup pembinaan dan penggemblengan diri dalam Siu Tao meliputi seluruh aspek kehidupan yang secara umum dapat dibagi menjadi 4 bagian yaitu:

 

  1. Tubuh Fisik.
  2. Tubuh Abstrak atau Kesadaran ( Hati & Pikiran )
  3. Tubuh Halus atau Roh / Sukma
  4. Perilaku Kebajikan

 

Pembinaan secara menyeluruh ini sangat banyak variasinya. Terlebih lagi ada sebagian orang yang mencampurnya dengan ajaran lain sehingga semakin membingungkan para umat dan menimbulkan salah pengertian.

 

Untuk itulah Tao-4U mencoba mengurai dan menjabarkan permasalahan ini secara terperinci. Harapan kami dengan uraian ini para umat Tao dapat memahami ajaran Tao yang sebenarnya. Sehingga dapat menggunakannya sebagai penuntun dalam menjalani kehidupan.

 

 

      

 

Membina Diri

 

      

 

Tubuh Fisik

 

      

 

Kesadaran

 

 

 

Tubuh Halus

 

 

 

Perilaku

 

 

 

Chi Kung

 

Cing Co

 

Shen Kung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

---

 

Berawal dengan usaha untuk menemukan dan mengembangkan kealamiahan diri (Ce Ran) .

Kemudian mengendalikan dan mengarahkannya dengan kesadaran dan nalar yang tinggi ( Wu).

Hingga mencapai suatu kondisi perbuatan yang seolah-olah tidak berbuat (Wu Wei).

Untuk menuju ‘ Kosong yang Isi’ (Gong).

 

 

Copyright: 14 Juni 2003 / 15-05-2554 (Imlik)